Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Februari 2026 Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Sahamnya

Jumat, 13 Februari 2026 | 13:34:38 WIB
Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Februari 2026 Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Sahamnya

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menjadi perhatian pelaku pasar menjelang akhir pekan.

Setelah sempat mengalami tekanan pada penutupan perdagangan sebelumnya, sejumlah analis melihat peluang penguatan indeks pada sesi Jumat, 13 Februari 2026. Momentum ini dinilai dapat dimanfaatkan investor dengan mencermati level teknikal serta rekomendasi saham yang dirilis berbagai sekuritas.

Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 12 Februari 2026, IHSG ditutup turun sebesar 0,31% atau 25,61 poin menuju 8.265,35. Indeks komposit kemarin dibuka pada level 8.317,24 dan sempat menyentuh posisi tertingginya ke level 8.334,02. Sepanjang sesi perdagangan, tercatat 294 saham naik, 384 saham turun, dan 144 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar alias market cap mencapai Rp15.026 triliun.

Kinerja Saham Big Caps dan Top Gainers

Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham berkapitalisasi besar justru menunjukkan kinerja positif. Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) menguat 1,77% ke Rp2.300. Posisi itu disusul saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang naik 1% menjadi Rp5.075 per saham, sedangkan saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menorehkan pertumbuhan 0,85% ke level Rp3.560 per saham.

Adapun penurunan harga ditorehkan oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang terkoreksi 2,06% ke posisi Rp95.000, sedangkan saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) melemah 1,68% ke Rp7.325 per saham.

Sementara itu, saham top gainers dihuni oleh PT Leyand International Tbk. (LAPD) yang naik 34,55% ke Rp148, sementara PT Bersama Zatta Jaya Tbk. (ZATA) tumbuh sebesar 32,98% menjadi Rp125 per saham. Pergerakan saham-saham tersebut menunjukkan bahwa peluang cuan tetap terbuka meskipun indeks secara keseluruhan terkoreksi.

Proyeksi IHSG dari MNC Sekuritas

Tim Analis MNC Sekuritas memperkirakan, skenario terbaik posisi IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377-8.440.

"Waspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8.155-8.202," seperti dikutip dalam riset harian, Jumat, 13 Februari 2026.

IHSG diproyeksikan bergerak pada rentang support 7.863, 7.712 dan resistance 8.354, 8.517. Rentang tersebut menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam menentukan strategi masuk maupun keluar dari pasar.

MNC Sekuritas memberikan rekomendasi agar investor mempertimbangkan opsi buy on weakness untuk saham PT Sentul City Tbk. (BKSL), PT Elnusa Tbk. (ELSA), PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB). Strategi buy on weakness dinilai relevan dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif.

Pandangan Phintraco Sekuritas dan Arah Sideways

Sementara itu, Tim Riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak di level resistance 8.300 dan support 8.180. Kemarin Kamis (12/2), indeks komposit ditutup turun 0,31 ke 8.265 pasca mengalami reli selama tiga hari berturut-turut.

Indeks ditutup melemah antara lain didorong oleh aksi ambil untung menjelang long weekend, sementara investor masih cenderung melakukan strategi trading jangka pendek di tengah kondisi ketidakpastian yang masih ada.

Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas level MA5 dan MA200 meskipun tidak berhasil bertahan di atas level 8.300. Meskipun disinyalir terjadi distribusi seiring dengan aksi profit taking, namun histogram negatif MACD berlanjut menyempit dan Stochastic RSI berlanjut bergerak menguat di area pivot.

"Diperkirakan IHSG akan cenderung bergerak sideways pada kisaran 8.180-8.300 pada perdagangan Jumat, 13 Februari 2026, menjelang libur Tahun Baru Imlek," tulis riset tersebut.

Strategi Investor di Tengah Ketidakpastian

Dengan mempertimbangkan berbagai proyeksi tersebut, pergerakan IHSG pada Jumat, 13 Februari 2026 diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi. Peluang penguatan tetap terbuka, tetapi risiko koreksi lanjutan juga perlu diwaspadai.

Investor disarankan mencermati level support dan resistance yang telah dipetakan analis. Strategi trading jangka pendek maupun buy on weakness bisa menjadi pilihan, terutama pada saham-saham yang direkomendasikan.

Pergerakan pasar yang cenderung sideways menjelang libur panjang juga mengindikasikan adanya kehati-hatian pelaku pasar. Oleh karena itu, manajemen risiko tetap menjadi faktor kunci dalam menghadapi dinamika IHSG hari ini.

Dengan kombinasi sentimen teknikal, aksi profit taking, serta momentum jelang libur Tahun Baru Imlek, IHSG pada perdagangan 13 Februari 2026 diproyeksikan bergerak dalam rentang terbatas dengan peluang penguatan yang masih terbuka.

Terkini

Nikmati Roti Keset Lembut Ala Rumahan Sempurna

Jumat, 13 Februari 2026 | 19:28:06 WIB

Segarkan Hari dengan Es Buah Creamer Lezat Rumah

Jumat, 13 Februari 2026 | 19:28:06 WIB

Solusi Praktis Agar Anak Mau Makan Tanpa Drama

Jumat, 13 Februari 2026 | 19:28:06 WIB

Nikmati Mi Instan Sehat Tanpa Risiko Penyakit Serius

Jumat, 13 Februari 2026 | 19:28:06 WIB

Menu Buka Puasa Kekinian dengan Dessert Dingin

Jumat, 13 Februari 2026 | 19:28:05 WIB