KAI Siapkan Kereta Sleeper Baru di Pulau Jawa, Hadirkan Konsep Wisata Premium Berkelas

Jumat, 20 Februari 2026 | 10:17:26 WIB
KAI Siapkan Kereta Sleeper Baru di Pulau Jawa, Hadirkan Konsep Wisata Premium Berkelas

JAKARTA - Perjalanan kereta api di Pulau Jawa tampaknya akan memasuki babak baru. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah mempersiapkan rangkaian kereta baru dengan konsep berbeda dari layanan reguler.

Bukan sekadar alat transportasi, kereta ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, berkelas, sekaligus sarat nilai sejarah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi KAI dalam menangkap peluang meningkatnya minat wisata berbasis kereta api, terutama dari wisatawan mancanegara. Melalui pengembangan kereta sleeper hingga heritage class, KAI ingin menjadikan perjalanan darat sebagai bagian dari destinasi wisata itu sendiri.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyebutkan bahwa saat ini terdapat 12 kereta yang sedang disiapkan oleh Balai Yasa Surabaya Gubeng. Di dalamnya termasuk kereta sleeper dengan ruang privat, kereta makan fine dining, hingga kereta lounge dengan fasilitas hiburan modern.

"Kami merancang ulang kereta heritage dengan sentuhan modern agar tetap mempertahankan nilai sejarahnya dan menghadirkan standar layanan yang semakin meningkat. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pariwisata berbasis kereta api di Indonesia," kata Bobby.

Konsep Experience, Luxury, dan Heritage dalam Satu Rangkaian

Kereta baru yang disiapkan KAI mengusung tiga konsep utama, yakni experience, luxury, dan heritage. Ketiganya dirancang saling melengkapi agar penumpang tidak hanya berpindah tempat, tetapi juga menikmati perjalanan secara menyeluruh.

Kereta sleeper menjadi salah satu andalan dengan ruang privat yang menawarkan kenyamanan lebih, terutama bagi wisatawan jarak jauh. Sementara itu, kereta makan dirancang dengan konsep fine dining, menghadirkan pengalaman bersantap setara restoran premium di atas rel.

Tak hanya itu, KAI juga menyiapkan kereta lounge dengan fasilitas hiburan yang memungkinkan penumpang bersantai sambil menikmati panorama sepanjang perjalanan. Seluruh rangkaian ini merupakan hasil revitalisasi kereta era 1980–1990-an yang dikembangkan ulang dengan standar kenyamanan modern.

2. Progres Pengerjaan dan Target Uji Coba 2026

Dalam keterangannya, KAI menyebutkan bahwa proses penyiapan gerbong tahap pertama telah mencapai sekitar 38 persen. Balai Yasa Surabaya Gubeng menjadi pusat pengerjaan utama untuk proyek ini.

Jika sesuai rencana, tahap uji coba ditargetkan bisa dilakukan pada Juni 2026 sebelum akhirnya diluncurkan secara komersial. Tahapan ini penting untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, kenyamanan, dan layanan berjalan optimal.

"Kereta api melintasi berbagai wilayah dengan panorama yang kuat secara visual dan historis. Melalui konsep experience, luxury, dan heritage ini, KAI menghadirkan perjalanan yang memadukan kenyamanan premium dengan nilai historis dalam satu rangkaian layanan,” ujar Bobby.

Revitalisasi Kereta Djoko Kendil Menjadi Heritage Class

Sebelum proyek kereta sleeper ini berjalan, KAI telah lebih dulu memperkenalkan peremajaan kereta Djoko Kendil yang kini dikenal sebagai Heritage Class. Kereta tersebut dipamerkan pada Desember 2025 sebagai bagian dari pengembangan kereta wisata.

Mengutip unggahan akun TikTok @kai_121 pada 23 November 2023, Djoko Kendil dikenal sebagai kereta termewah pada masanya dengan branding Nacht Express. Kereta ini dibeli oleh perusahaan kereta api Staats Spoorwegen pada 1938 dari pabrik Beynes di Belanda.

Pada 2023, kereta tersebut dimodifikasi oleh Balai Yasa Manggarai. Perubahan mencakup interior, eksterior, hingga boogie kereta dengan teknologi terbaru agar dapat kembali dioperasikan sebagai kereta wisata yang bisa dicarter.

Interior gerbong pun mengalami transformasi signifikan. Meja kayu elips panjang di tengah gerbong diganti dengan reclining seat berwarna hijau pupus berformasi 2-2. Di ujung gerbong, terdapat deretan sofa yang disusun saling berhadapan dan dilengkapi TV layar datar.

Kereta yang kini bernama Jaka Lalana tersebut telah menjalani uji coba dengan digandengkan pada kereta Pangrango rute Sukabumi–Bogor. Meski demikian, jadwal operasional komersialnya masih belum diumumkan.

Minat Wisatawan Mancanegara Terus Meningkat

Pengembangan layanan kereta premium ini sejalan dengan tren peningkatan jumlah wisatawan mancanegara di Pulau Jawa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman melalui bandara di Pulau Jawa menunjukkan pertumbuhan positif.

Pada 2024, kunjungan wisman tercatat sebanyak 2.962.247 orang. Angka tersebut meningkat menjadi 3.198.593 orang pada 2025, atau tumbuh sekitar 8 persen.

Tren serupa juga terlihat pada penggunaan layanan kereta api jarak jauh oleh wisatawan mancanegara. Pada 2022 tercatat 300.708 wisman menggunakan kereta api. Jumlah ini meningkat menjadi 580.995 pada 2023, kemudian 669.226 pada 2024, dan kembali naik menjadi 694.123 wisman pada 2025.

Secara kumulatif, dalam periode 2022 hingga 2025 terjadi pertumbuhan sekitar 131 persen. Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan wisatawan global terhadap layanan transportasi berbasis rel di Indonesia.

Lonjakan Penumpang Saat Libur Imlek 2026

Selain wisatawan asing, minat masyarakat domestik menggunakan kereta api juga terlihat dari lonjakan penumpang saat libur Tahun Baru Imlek 2026. PT KAI mencatat sebanyak 910.656 tiket telah dipesan untuk periode libur tersebut.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa hingga 16 Februari 2026 pukul 11.00 WIB, penjualan tiket untuk keberangkatan 13–17 Februari 2026 telah melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan.

"Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan yang terus berlangsung," kata Anne dalam keterangan resmi, Senin, 16 Februari 2026.

Pada periode 13–15 Februari 2026, KAI telah melayani 622.784 pelanggan. Tingkat okupansi di atas 100 persen dipengaruhi oleh pola perjalanan dinamis, di mana penumpang naik dan turun di stasiun antara sebelum mencapai tujuan akhir.

Dengan berbagai inovasi yang disiapkan, KAI kian memantapkan peran kereta api bukan hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga

Terkini

Resep Kreasi Arem-Arem Gurih Tanpa Santan Sehat

Jumat, 20 Februari 2026 | 13:35:38 WIB

Resep Sop Ayam Tanpa Minyak Hangat dan Menyehatkan

Jumat, 20 Februari 2026 | 13:35:38 WIB

Puasa Efektif Bantu Turunkan Berat Badan Sehat

Jumat, 20 Februari 2026 | 13:35:38 WIB

Puasa Ramadan Aman bagi Lambung dengan Pola Tepat

Jumat, 20 Februari 2026 | 13:35:38 WIB

Menu Takjil Praktis Lezat untuk Buka Puasa Ceria

Jumat, 20 Februari 2026 | 13:35:38 WIB